Kemenangan Terakhir

ALHAMDULILLAH. Ucapan itu keluar dari gelandang mungil Persib Eka Ramdani seusai melumpuhkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Siliwangi, malam tadi. Setidaknya, pasukan “Pangeran Biru” dapat menutup kompetisi musim ini dengan manis. Gol miliknya pada menit ke-24 mampu membangkitkan tim asuhan Robby Darwis itu untuk meraih kemenangan terakhir di depan 18.000 pasang mata bobotoh.

“Kemenangan malam ini merupakan bukti dari kebangkitan anak-anak yang sebelumnya menelan kekalahan di kandang sendiri ketika melawan Persiba Balikpapan. Mungkin anak-anak jadi terpacu untuk merebut kemenangan terakhir Persib, karena mereka sadar, tahun depan belum tentu masih berseragam Persib,” ucap pemain yang telah berkiprah 2.677 menit itu.

Menurut pria kelahiran Purwakarta, 18 Juni 1984, silam itu, prestasi akhir Persib memang tak sesuai dengan target musim ini. Persib hanya bisa bertengger di posisi keempat di bawah tim yang mempermalukan Persib di kandang, Persiba, yang mengokohkan posisinya di urutan ketiga, peringkat yang musim lalu ditempati Persib.

“Memang tahun ini Persib mengalami penurunan performa. Banyak penyebabnya. Mungkin dengan kurangnya ketajaman Gonzales dan tim juga sempat dirundung beberapa masalah. Ini merupakan hasil maksimal kami,” tutur pemain berpostur 165 sentimeter itu.

Ebol, sapaan akrab Eka, mengatakan, catatan penting kompetisi tahun ini diwarnai dengan sederet kealfaan yang telah dilakukannya bersama pasukan “Pangeran Biru”. Di antaranya, konsistensi dalam bertanding yang masih labil. Terkadang Persib tidak konsisten dengan satu pertandingan ke pertandingan selanjutnya.

“Misalnya, dua pertandingan sebelumnya bagus, selanjutnya menurun. Hal itu karena tidak konsisten. Seharusnya banyak pertandingan yang bisa kita akhiri dengan kemenangan, tetapi sayangnya gagal dicapai,” kata mantan kapten tim itu.

Ke depan, ungkap Eka, apabila dia masih dipercaya lagi, ia berharap bisa mengantarkan Persib juara musim kompetisi tahun 2010-2011 nanti. “Keinginan saya, ya masih ingin memperkuat Persib. Saya ingin Persib juara lagi,” tutur pemain Persib yang eksis sejak 2003 itu.

Sementara itu, gol terakhir milik pilar timnas itu menggenapkan empat gol raihan selama musim ini. Sebelumnya, pemain yang bebas dari hukuman kartu kuning ataupun kartu merah pada musim ini telah menyumbangkan gol saat Persib menjamu Persisam Samarinda, PSPS Pekanbaru, dan laga tandang melawan Bontang FC. (Novianti Nurulliah/”PR”)*

Source: PR

Eka Ramdani Diragukan Bisa Main

BANDUNG, TRIBUN-Persiapan Persib melawan Persipura pada pertandingan Liga Super 2009-2010 di Stadion Siliwangi, Minggu (2/5), terkendala oleh menurunnya kondisi fisik beberapa pemain. Gilang Angga Kusuma, Atep, Nova Arianto, dan Edi Hafid bahkan dipastikan harus menjalani terapi untuk menyembuhkan cederanya.

Dikatakan dokter tim Persib Dr Raffi Gani, Gilang mengalami sedikit masalah di kaki kanan akibat benturan keras dengan pemain Persitara. Akibat cedera pada pertandingan yang digelar pada Rabu (28/4), Gilang keluar pada menit 81 digantikan Cucu Hidayat.

Nova juga harus kembali masuk ruang terapi untuk memulihkan cedera bahu kiri. Bahu kiri Nova bermasalah setelah berbenturan dengan pemain Persita, Agus Salim, di babak penyisihan Piala Indonesia lalu.

Atep harus menjalani terapi untuk menyembuhkan luka di kaki kirinya akibat kecelakaan sepeda motor beberapa waktu lalu. Sedangkan Edi Hafid “wajib” menjalani terapi untuk menyembuhkan cedera paha.

“Menjelang pertandingan melawan Persipura, banyak ujian yang dihadapi Persib, di antaranya empat pemain harus masuk ruang terapi. Mereka diterapi untuk memulihkan cederanya. Mudah-mudahan saatnya nanti (lawan Persipura, Red), mereka sudah kembali fit,” kata Raffi, Jumat (30/4) pagi.

Jika saja cedera keempat pemain tersebut tidak bisa pulih, maka keempatnya akan menambah deretan pemain yang harus absen di laga kandang perdana Persib di Stadion Siliwangi. Sebelumnya Persib harus kehilangan Cristian Gonzalez yang absen akibat akumulasi kartu dan Budi Sudarsono yang diganjar kartu merah.

Persiapan Persib menghadapi Persipura juga diganggu ketidakpastian tampilnya Eka Ramdani. Playmaker Persib ini masih belum bisa dipastikan merumput akibat sakit demam yang belum sembuh. Eka mengalami demam menjelang Persib dijamu Persitara.

“Eka masih belum bisa dipastikan main,” ujar Raffi sambil mengatakan kalau dipaksakan main, Eka terancam akan mengalami deman lebih tinggi. (*)

Robby Puji Pemain

KARAWANG, TRIBUN – Pelatih anyar Persib, Robby Darwis, mengaku cukup puas dengan kemenangan yang diraih timnya atas Persita sore tadi. “Para pemain bermain luar biasa. Mereka tidak terpengaruh situasi di luar lapangan,” puji mantan bek Persib ini.

Robby juga memuji penampilan pemain, termasuk pemain-pemain muda yang diturunkannya kemarin. “Penampilan anak-anak sangat memuaskan. Mereka mampu tampil lepas. Ini akan menjadi modal berharga untuk lawan Pelita Jaya nanti,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki, di antaranya koordinasi antarpemain. Ia menilai, pemain kadang terlihat belum menyatu. “Ini akan kami perbaiki,” ujarnya.

Di kubu lawan, Persita mengakui keunggulan Persib. Asisten Pelatih Persita Endang Hermanto mengatakan, para pemainnya didominasi pemain muda, sedangkan Persib diperkuat pemain bintang. “Kami kalah kelas dan juga kalah materi pemain. Persib rata-rata diperkuat pemain bintang,” katanya. (tis)
sumber : tribunjabar

Zaenal Arif Gagalkan Ambisi Persib

Persib Bandung tidak mampu memenuhi ambisinya untuk meraih poin penuh, setelah kandas 2-1 atas tuan rumah Persisam. Gol Persisam salah satunya dicetak oleh mantan pemain persib Zaenal Arif. Persib unggul lebih dulu melalui sontekan Gonzales pada menit 23 setelah menerima umpan Atep.

Namun empat menit kemudian Pagundes membalas lewat tendangan keras yang tak bisa diselamatkan oleh penjaga gawang persib Cecep supriatna. Kemenangan Persisam ditentukan oleh gol yang dicetak Zaenal arif menjelang akhir babak pertama usai. Gol ini sekaligus gol pertama “Abo” untuk persisam yang memupus ambisi Persib meraih poin di kandang Persisam.