Danur Mengaku Persebaya Kelelahan

BANDUNG, TRIBUN – Pelatih Persebaya Surabaya, Danurwindo, optimistis saat dijamu Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (23/1). Dua kemenangan terakhir, menjadi modal Bajul Ijo tampil percaya diri di kandang Maung Bandung. Nada optimistis dilontarkan Danur sesaat sebelum timnya Take-Off dari Bandara Juanda, Jumat pagi. “Kalau realistis, tentunya kita memasang target minimal bisa mencuri satu poin. Tetapi, jika kondisi di lapangan berbicara lain, kita harus sepintar mungkin memanfaatkan momen dan kesempatan,” ucap mantan Pelatih Timnas Indonesia ini. Dalam laga besok, Persebaya pun bakal menampilkan “the winning team”. Gelandang asal Australia, Josh Maguire dikatakan Danur sangat memungkinkan tampil, meskipun baru pulih dari cedera serius. “Pokoknya, tidak ada pemain yang tidak bisa main besok. Semuanya tidak mengalami masalah. Hanya saja kita akan mengalami sedikit kelelahan soalnya pertandingan melawan Persema kemarin terpaksa ditunda sehingga kita baru berangkat dari Surabaya ke Bandung, Jumat pagi,” tegas Danur. (tor)

sumber : tribun jabar

Kosin, “Kondisi Saya Belum 100%”

Jelang Persib Menjamu Persebaya, Sabtu Besok
AHMAD YANI,(GM)-
Kendati tim pelatih Persib Bandung sangat mengharapkan penampilannya pada saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (23/1), penjaga gawang asal Thailand, Sinthaveechai “Kosin” Hathairattanakool justru mengatakan dirinya belum siap seratus persen. Karena itu, ia belum bisa memastikan penampilannya pada pertandingan akhir pekan ini.

“Saya memang butuh main dalam pertandingan nanti. Tapi kondisi saya belum seratus persen,” kata Kosin ketika ditanya wartawan tentang kondisi cederanya, usai sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Kamis (21/1).

Akibat cedera mata kaki yang dialaminya pada saat menghadapi Bontang FC di Stadion Mulawarman Bontang, Sabtu (16/1) lalu, Kosin harus absen dalam pertandingan tandang berikutnya melawan Persisam Putra Samarinda, Selasa (19/1) lalu. Namun Kosin menolak mengomentari kekalahan 1-2 yang dialami Persib ada kaitannya dengan absennya dirinya. “No comment. Ini sepak bola,” kata penjaga gawang utama tim nasional Thailand itu.

Dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani mengatakan, secara medis kondisi Kosin sebenarnya sudah sembuh. Hanya saja, bisa atau tidaknya Kosin main akan sangat tergantung pada yang bersangkutan. “Kondisinya sudah bagus. Tap, soal kesiapan main, tergantung Kosin sendiri,” katanya.

Sebagai catatan, ketika berkostum Persib pada Liga Indonesia (LI) XII/2006, Kosin sempat dipaksakan tampil pelatih Arcan Iurie Anatolievici, meski cedera lututnya belum pulih seratus persen. Dalam pertandingan itu, dua kali Kosin kebobolan dan harus ditarik keluar lapangan digantikan penjaga gawang kedua ketika itu, Edi Kurnia. (B.82)**

Dejavu Persib

Dijamu Bontang FC Malam ini
BLK. FACTORY,(GM)-
Sebuah dejavu alias ulangan peristiwa diharapkan Persib Bandung bakal terjadi saat menantang tuan rumah Bontang FC, pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, di Stadion Mulawarman Bontang, Sabtu (16/1) pukul 19.00 WITA. Pada pertandingan ini, Maman Abdurahman dan kawan-kawan berharap bisa mencatat kemenangan pertama di kandang lawan, seperti yang terjadi pada Liga Indonesia (LI) IX/2003 dan Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009.

“Tahun lalu kita bisa mencatat kemenangan di sini (Bontang, red). Mudah-mudahan hal itu bisa terulang,” kata asisten pelatih Persib, Robby Darwis ketika dihubungi “GM”, Jumat (15/1).

Robby membenarkan kalau statistik bagus Persib setiap kali bertanding di Bontang, menjadi tambahan motivasi bagi para pemainnya. “Ya meski perjalanannya sangat melelahkan, Bontang cukup bersahabat dengan Persib. Di sini, kita selalu bisa mendapatkan poin,” katanya.

Berdasarkan catatan “GM”, sejak peleburan kompetisi Galatama dan Perserikatan pada tahun 1994, Persib sudah tiga kali berkunjung ke Bontang untuk menghadapi tuan rumah Bontang FC (sebelumnya Pupuk Kaltim). Dalam tiga kunjungannya itu, Persib mencatat dua kali kemenangan pada LI IX/2003 dan LSI 2008/2009 (skor 2-1) dan hasil imbang 3-3 pada LI X/2004. Dua kemenangan yang diraih Persib pada LI IX/2003 dan LSI 2008/2009 merupakan poin penuh pertama di kandang lawan yang bisa diraih Persib pada musim tersebut.

Tengah menanjak

Kendati punya keyakinan bisa meraih poin, paling tidak satu dari hasil imbang, Robby tetap meminta para pemainnya waspada. Pasalnya, menurut pengamatan Robby, tren penampilan Bontang FC tengah menanjak.

“Meski bisa ditahan Persipura 2-2, mereka (Bontang FC, red) bisa menghajar Persiwa dengan skor telak 6-1. Itu menjadi peringatan buat kita untuk tetap tampil all out dan waspada,” kata Robby.

Sebagai tambahan informasi, setelah dikalahkan Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya Lamongan, 1 November 2009, Bontang FC berhasil melewati tujuh laga tanpa kekalahan, termasuk dua partai away melawan Persitara Jakarta Utara dan Pelita Jaya Karawang yang berakhir imbang.

Soal komposisi tim yang bakal diturunkannya, termasuk kemungkinan Cristian Gonzales diparkir lagi seperti ketika mengalahkan PSPS Pekanbaru di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, 12 Januari lalu, Robby mengatakan, perubahan masih sangat dimungkinkan terjadi.

“Soal Gonzales dicadangkan pada pertandingan lawan PSPS, itu bukan lantaran dia jelek, tapi atas pertimbangan kebutuhan tim. Lawan Bontang, perubahan masih mungkin terjadi,” kata Robby.

Dalam pertandingan kali ini, tim pelatih Persib memiliki banyak opsi dalam menurunkan komposisi timnya. Atep yang sempat absen pada saat mengalahkan PSPS akibat akumulasi kartu kuning sudah bisa tampil lagi. Demikian juga dengan Hariono dan Hilton Moreira yang sempat dibekap cedera pinggang dan sikut.

“Hariono hanya mengalami memar di bagian pingggang. Hilton juga tidak apa-apa. Keduanya bisa main lawan Bontang,” kata dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani. (B.82)**

Jaya Pilih Gonzalez Lagi

Jelang Persib vs Bontang FC
BANDUNG, TRIBUN – Tim pelatih sepakat akan mengubah strategi berbeda dalam setiap pertandingan agar tidak terbaca oleh tim lawan. Salah satunya adalah kembali menempatkan Cristian Gonzalez sebagai striker utama ketika Persib dijamu tuan rumah Bontang FC, Sabtu (15/1).

Menurut Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis, rencana tersebut disesuaikan dengan formasi dan strategi yang dibutuhkan untuk mencuri poin di kandang tim berjuluk Laskar Bukit Tursina itu. Robby tidak menampik adanya kemungkinan kembali memasang Gonzalez sebagai pemain inti di pertandingan nanti.

“Untuk komposisi pemain, tim pelatih menyesuaikan dengan situasi terakhir yang terjadi. Tetapi, menghadapi tim yang berbeda, kita pun harus menampilkan strategi yang berbeda pula. Khusus di lini depan, semua striker yang ada masih menjadi prioritas. Termasuk Gonzalez, dia akan menjadi andalan,” ujar Robby.

Gonzalez sempat diparkir saat Persib mengalahkan PSPS Pekanbaru 3-1, Selasa lalu. Pemegang empat gelar topskorer Liga Indonesia berturut-turut ini tidak diberi kesempatan semenit pun oleh Jaya Hartono. Justru tanpa El Loco, lini depan Persib lebih hidup karena lawan yang dihadapi berada satu level di bawah Persib.

“Sekarang mobilitas di tengah harusnya bertambah bagus dengan kembalinya Atep, yang sebelumnya tidak tampil. Kita berharap, pasokan bola ke lini depan lebih banyak sehingga bisa mencetak gol ke gawang lawan,” katanya.

Kemenangan melawan PSPS, kata Robby, tidak terlepas dari berhasilnya strategi kejutan yang diperagakan timnya. Ketika itu, tim lawan tidak mampu mengantisipasi perubahan formasi permainan yang dipasang pada babak kedua.

“Setelah tampil kurang efektif dengan pola 4-4-2 di babak pertama, kita melakukan perubahan besar dengan memasang formasi 3-4-3. Dan hasilnya, tim lawan mampu terkecoh. Hal yang sama akan dilakukan di kandang Bontang FC,” ujar Robby.

Meskipun secara statistik Persib pernah mengalahkan Bontang FC musim lalu, musim ini Persib harus mewaspadai kebangkitan Bontang FC. Robby mengingatkan para pemainnya untuk mewaspadai motivasi berlipat pemain Bontang jika bermain di kandang sendiri sehingga mereka bermain kesetanan di hadapan Mandau Mania, suporter fanatik Bontang FC.

Salah satu kejutan terbesarnya musim ini, kata Robby, adalah ketika mencukur runner-up LSI musim lalu, Persiwa Wamena, dengan skor telak 6-1.

“Pemain harus bisa meningkatkan konsentrasi serta kewaspadaan dua kali lipat dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Bontang FC merupakan tim yang selalu tampil luar biasa ketika menghadapi tim-tim yang secara teknis berada jauh di atas. Bukti nyata, ketika di luar dugaan mereka mengahancurkan tim unggulan Persiwa Wamena 6-1, di kandang sendiri,” ujar Robby. (tor)
sumber : tribunjabar.co.id

Maung Bandung Optimistis Menang

BANDUNG, TRIBUN-Persib optimistis bisa mengalahkan Bontang FC pada tarung lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Sabtu (16/1). Untuk bisa merebut tiga poin dari Bontang FC, Persib dipastikan turun dengan kekuatan penuh. Cristian Gonzalez yang hanya duduk manis di bangku cadangan ketika Persib menang 3-1 atas PSPS Pekanbaru, termasuk pemain yang diboyong ke kandang Bontang FC.

“Kalau bicara teknis, tentu tidak ada alasan memasang target seri. Kita harus menang apalagi semua pemain inti bisa tampil. Sekarang tinggal motivasi serta semangat juang yang harus diperlihatkan semua pemain. Cukup realistis bisa membawa pulang 3 poin dari Bontang,” kata Manajer Persib H Umuh Muhtar, Kamis (14/1).

Bebekal kekuatan penuh, kubu Persib pantas optimistis bisa menuai kemenangan di kandang Bontang FC. Pasalnya di lima pertandingan terakhir, kekuatan Persib tergerus karena banyak pemain bintangnya yang absen akibat cedera atau akumulaasi kartu kuning.

Saat menghadapi Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Persib tidak diperkuat Gilang Angga, Hariono, dan Suchao Nutnum. Ketika menang 3-1 atas PSPS, Persib juga harus kehilangan Atep.

“Tentu saja saya akan sangat optimis jika para pemain kembali memperlihatkan performa seperti melawan PSPS. Ketika itu skuad kita tidak komplet karena Atep absen. Melawan Bontang FC harusnya permainan kita lebih maksimal. Saya yakin kemenangan akan diraih jika pemain kembali tampil habis-habisan,” ujar Umuh.(tor)

sumber : tribun jabar