Persib Dominasi “All Star”

Pemain Persib Bandung mendominasi komposisi tim All Star yang akan berlaga di Perang Bintang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Dari delapan belas pemain yang terpilih, Persib mencatatkan enam pemainnya yang memiliki pilihan terbanyak yaitu Markus Harris Maulana, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Atep, Eka Ramdani, dan Christian Gonzales.

Polling yang diprakarsai oleh PT Liga Indonesia (Liga) ini mencatatkan 56 nomine. Selain enam pemain Persib, dua belas pemain lainnya yang masuk dalam skuad pilihan tim All Star yang akan melawan Kampium juara LSI Arema Indonesia, Minggu (6/6) mendatang yakni Ferry Rotinsulu (kiper), Edi Sibung, M. Roby, Ricardo Salampessy (belakang), Diva Tarkas, M. Ilham, Zah Rahan, Firman Utina, Aldo Barreto (tengah), Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Park Jung Hwan (depan).

Sementara untuk posisi pelatih tim All Star terpilih pelatih Persipura, Jacksen Tiago. Dia menyisihkan tiga nama lainnya yakni Rahmad Darmawan, Zaenal Abidin, dan Junaedi. Sementara manajer terpilih yakni Alex Noerdin (Gubernur Sumsel).

Berdasarkan hasil polling, Markus Haris Maulana menempati pilihan terbanyak dengan persentase 38,77 persen. Lalu, di Nova berada di belakang Edi Sibung (PSPS) yang merebut 18,77 persen. Nova sendiri menghasilkan polling sebesar 15,91 persen. Di lini tengah, Diva Tarkas (PSM) dengan raihan 20,82 persen mengungguli dua perolehan dua pemain Persib Atep dan Eka Ramdani. Sementara di posisi striker, Christian Gonzales menjadi yang terfavorit dengan raihan 36,73 persen.

Hasil ini berdasarkan dari 8.000 SMS yang masuk. CEO Liga Joko Driyono menuturkan, nama-nama ini merupakan hasil polling sementara, yang berjalan sejak awal Mei ini dan masih terbuka hingga 3 Juni mendatang. Namun dipastikan hasil polling akhir tidak akan berubah jauh.

“Perang Bintang ini digelar selain untuk memuaskan para penggemar sepak bola tanah air juga sekaligus penghormatan bagi juara LSI musim ini. Pada Perang Bintang nanti akan diserahkan trofi juara kepada Arema. Nantinya yang akan menyerahkan rencananya adalah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Joko.

Selain penyerahan piala, acara Perang Bintang akan memberikan sepatu emas dan uang tunai Rp 100 juta kepada pemain terbaik, yang calonnya yakni Kurnia Meiga (Arema), Erik Weeks (Persiwa), Aldo Baretto (Bontang FC), Christian Gonzales (Persib).

Laga Perang Bintang ini akan digelar pada malam hari, usai perang bintang antara juara LSI U-21 Persib Bandung dan tim pilihan Liga yang dilatih oleh Ronny Wabia.

Sementara itu, mengenai tiket, menurut Joko, Liga tidak akan membatasi pembelian tiket. Tiket akan dijual langsung pada hari pertandingan. “Untuk pemesanan tiket, akan kami layani hingga 5 Juni nanti. Saat ini sudah ada sekitar tujuh ribu tiket yang terpesan,” katanya.

Liga nantinya, hanya akan membuka tribun bawah Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan dengan kapasitas 50.000 penonton.

Source: PR

Kemenangan Terakhir

ALHAMDULILLAH. Ucapan itu keluar dari gelandang mungil Persib Eka Ramdani seusai melumpuhkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Siliwangi, malam tadi. Setidaknya, pasukan “Pangeran Biru” dapat menutup kompetisi musim ini dengan manis. Gol miliknya pada menit ke-24 mampu membangkitkan tim asuhan Robby Darwis itu untuk meraih kemenangan terakhir di depan 18.000 pasang mata bobotoh.

“Kemenangan malam ini merupakan bukti dari kebangkitan anak-anak yang sebelumnya menelan kekalahan di kandang sendiri ketika melawan Persiba Balikpapan. Mungkin anak-anak jadi terpacu untuk merebut kemenangan terakhir Persib, karena mereka sadar, tahun depan belum tentu masih berseragam Persib,” ucap pemain yang telah berkiprah 2.677 menit itu.

Menurut pria kelahiran Purwakarta, 18 Juni 1984, silam itu, prestasi akhir Persib memang tak sesuai dengan target musim ini. Persib hanya bisa bertengger di posisi keempat di bawah tim yang mempermalukan Persib di kandang, Persiba, yang mengokohkan posisinya di urutan ketiga, peringkat yang musim lalu ditempati Persib.

“Memang tahun ini Persib mengalami penurunan performa. Banyak penyebabnya. Mungkin dengan kurangnya ketajaman Gonzales dan tim juga sempat dirundung beberapa masalah. Ini merupakan hasil maksimal kami,” tutur pemain berpostur 165 sentimeter itu.

Ebol, sapaan akrab Eka, mengatakan, catatan penting kompetisi tahun ini diwarnai dengan sederet kealfaan yang telah dilakukannya bersama pasukan “Pangeran Biru”. Di antaranya, konsistensi dalam bertanding yang masih labil. Terkadang Persib tidak konsisten dengan satu pertandingan ke pertandingan selanjutnya.

“Misalnya, dua pertandingan sebelumnya bagus, selanjutnya menurun. Hal itu karena tidak konsisten. Seharusnya banyak pertandingan yang bisa kita akhiri dengan kemenangan, tetapi sayangnya gagal dicapai,” kata mantan kapten tim itu.

Ke depan, ungkap Eka, apabila dia masih dipercaya lagi, ia berharap bisa mengantarkan Persib juara musim kompetisi tahun 2010-2011 nanti. “Keinginan saya, ya masih ingin memperkuat Persib. Saya ingin Persib juara lagi,” tutur pemain Persib yang eksis sejak 2003 itu.

Sementara itu, gol terakhir milik pilar timnas itu menggenapkan empat gol raihan selama musim ini. Sebelumnya, pemain yang bebas dari hukuman kartu kuning ataupun kartu merah pada musim ini telah menyumbangkan gol saat Persib menjamu Persisam Samarinda, PSPS Pekanbaru, dan laga tandang melawan Bontang FC. (Novianti Nurulliah/”PR”)*

Source: PR

Maman Tak Ngambek Diganti Airlangga

BANDUNG, TRIBUN – Bek sekaligus kapten Persib Maman Abdurahman tidak mempermasalahkan pergantian dirinya oleh Airlangga Sutjipto. Maman ditarik pelatih Persib Jaya Hartono pada babak kedua, saat Maung Bandung menang 2-1 atas Bontang FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (11/3).

“Itu strategi pelatih, tidak masalah. Karena kami harus mengejar defisit gol. Di pertandingan nanti lawan Arema jika saya kembali dipercaya pelatih untuk main saya akan berusaha memberikan yang terbaik,” katanya.. Continue reading