KARAWANG, TRIBUN – Penjaga gawang Persib, Markus Horison, mengaku sangat kecewa dengan keputusan wasit Iwan Sukoco, yang mengesahkan gol Persita menit ke-47. “Harusnya gol itu tidak disahkan wasit karena telah terjadi pelanggaran yang dilakukan pemain Persita terhadap saya,” kata Markus seusai pertandingan.
Menurut kiper bernomor punggung 81 tersebut, ia dihalang-halangi dan sengaja ditabrak oleh gelandang Persita, Abdurahman. Saat itu pemain Persita tersebut sengaja menabrak dirinya yang sedang berkonsentrasi menangkap bola hasil tendangan bebas dari Antonio Teles.
Tiba-tiba di saat bola dalam posisi penguasaan kiper, kata Markus, Abdurahman menabraknya sehingga bola yang ditangkap kembali terlepas. Bola liar itu dijaringkan Abdurahman untuk memperkecil skor.
“Tabrakannya sangat keras. Saya sudah dalam posisi penguasaan bola, tapi akibat dari tabrakan tersebut terjadi kemelut dan akhirnya lawan bisa mencetak gol,” kata Markus, yang sempat terkapar di bawah mistar setelah ditabrak lawan.
Meski kecewa, Markus mengaku sangat senang karena Persib berhasil menang di laga perdana Piala Indonesia. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi dirinya dan pemain Persib lainnya untuk tampil lebih maksimal lagi dipertandingan selanjutnya.
“Kita akan berusaha lagi agar bisa menang di pertandingan selanjutnya,” ujar Markus. (tis/tor)