Jaya Tetap Optimistis

ANDUNG, TRIBUN -Meski menang 2-1 atas PSDS Deliserdang pada leg pertama babak 48 besar Copa Indonesia tapi peluang Persib menuju ke babak 24 besar cukup berat. Pasalnya, jika tim Traktor Kuning unggul 1-0 saja atas Maung Bandung di leg kedua yang akan digelar di Stadion Baharuddin Siregar, Deliserdang, maka dipastikan Persib bakal tersingkir.

Hal ini karena mekanisme sistem home and away di ajang Copa Indonesia, memberikan nilai lebih pada klub yang mampu mencetak gol di kandang lawan, meskipun selisih golnya sama besar. Persib sendiri pada laga kedua yang akan digelar pada hari Kamis (18/12) itu, cukup meraih hasil imbang untuk lolos ke babak 24 besar.

Meski cukup berat Pelatih Persib Jaya Hartono tetap optimistis tim asuhannya bisa lolos dari lubang jarum. “Saya kira lolos tidaknya itu urusan nanti di Deliserdang. Yang jelas kita tetap optimitis bisa lolos ke babak 24 besar,” tandas Jaya, Minggu (14/12).

Menurut Jaya, agar bisa lolos tentu Persib akan melakukan sejumlah perubahan, termasuk mengganti formasi pemain yang diturunkan saat leg pertama. Pada laga di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Persib banyak menurunkan pemain cadangan. Di leg kedua nanti, dipastikan Jaya kembali akan menurunkan The Winning Team.

“Nanti formasi pemainnya lain dong. Untuk pertandingan di kandang dan di luar kandang pasti beda. Kita juga punya strategi tertentu untuk main di kandang lawan,” terang Jaya.

Tentang leg kedua nanti, Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar, menambahkan, bagi Persib yang penting bisa meraih hasil imbang saja sudah cukup. Jadi target utama Persib di leg kedua nanti kata Yusuf, minimal menahan imbang PSDS.

“Saya kira targetnya cukup menahan imbang saja karena dengan hasil imbang kita sudah pasti lolos. Saya sendiri optimistis di Deliserdang, kita bisa menahan imbang PSDS,” tandas Yusuf.

Meski secara teknis PSDS dinilai tidak terlalu istimewa, terlebih sekarang ini mereka sedang dilanda krisis keuangan tapi setiap kali main di kandangnya sendiri, tim Traktor Kuning ini sulit dikalahkan oleh klub mana pun. (san)

Perjuangan Masih Berat Sib…..

LAGA perdana Persib Bandung di ajang Copa Indonesia melawan PSDS Deliserdang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Sabtu (13/12) malam, berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Persib. Meski sukses meraih poin penuh tapi perjalanan Maung Bandung di ajang Copa Indonesia kali ini belum lah mulus.

Bahkan boleh jadi perjuangan Perisb makin berat karena Maman Abdurahman dkk harus bertamu ke kandang PSDS pada leg kedua turnamen ini, Kamis (18/1). Di Stadion Baharuddin Siregar, Persib memang cukup main imbang agar lolos ke babak 24 besar. Namun PSDS bukannya tanpa peluang, justru peluang Ansyari Lubis cs cukup besar karena hanya perlu menang dengan skor 1-0.

Jika di Bandung anak-anak Deliserdang mampu menjebol gawang Persib, tentu di kandangnya PSDS berkesempatan mencetak gol lebih besar. Nah tidak ada kata lain di pertandingan kedua nanti Persib harus lebih waspada.

Namun mencermati partai yang digelar di Stadion Si  Jalak Harupat, Sabtu (13/12) malam, optimisme kubu Maung Bandung pantas digelorakan. Pasalnya Hilton Moreira cs menguasai sepenuhnya permainan dan banyak menciptakan peluang. Namun dari sejumlah peluang itu hanya tercipta dua gol melalui kaki bomber asal Brasil tersebut.

“Saya senang kami menang tapi saya kurang puas dengan skor akhir, kami cuma menang tipis, sayang sekali,” tandas Hilton yang mempersembahkan dua golnya untuk istri tercintanya, Bruna.

Di luar hasil pertandingan, pada laga yang cukup menyedot perhatian bobotoh ini juga menarik disimak aksi sejumlah pemain Persib yang selama ini kerap duduk di bangku cadangan. Atep, Siswanto, Airlangga, dan Edi Hafid, tampil lumayan apik.

Memang di lapangan kerap terjadi miskomunikasi tapi hal itu lebih karena jam terbang mereka yang jarang dimainkan pada laga resmi Persib. Pelan tapi pasti, jika sering dimainkan diharapkan kemampuan individu dan kerjasama tim pemain “muka baru” ini bisa lebih optimal. Jalan masih panjang, tetap optimistis Sib. (san) source: tribunjabar