Category : Copa Indonesia

Persib Tersisih di Copa

BANDUNG, TRIBUN – Persib gagal ke babak selanjutnya di Copa Indonesia setelah hanya bermain 1-1 melawan Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (12/4). Pada leg pertama Persib kalah 1-3 di Palembang.

Persib unggul terlebih dulu lewat tendangan bebas Eka Ramdani pada menit -44. Namun Sriwijaya bisa membalasnya pada menit ke-53 berkat gol Toni Sucipto.

Maung Bandung sebetulna mempunyai kesempatan untu mencetak gol lagi pada menit ke-70. Namun Cristian Gonzales yang mendapatkan kepercayaan mengeksekusi penalti gagal menjalankan tugasnya.

Bek Persib Maman Abdurrahman meminta maaf pada bobotoh karena gagal membawa Muang Bandung ke babak delapan besar.  “Skor akhir 1-1…maaf beribu maaf blm bs memberikan yg terbaik…,” tulis Maman di Facebook. (tor/san)

Jaja Bela El Loco

BANDUNG, TRIBUN – Semua penonton di Stadion Si Jalak Harupat kecewa setelah Cristian El Loco Gonzalez gagal mengesekusi penalti saat melawan Sriwijaya FC, Minggu (12/4). Padahal semuanya sangat berharap karena Maung Bandung harus mencetak dua gol lagi jika ingin lolos ke babak delapan besar Copa Indonesia.

Pertandingan berakhir 1-1, dan Persib kalah secara agregat 2-4 dari lawannya.

Penati terjadi setelah wasit Jimmy Napitupulu menunjuk titik putih karena Siswanto dilanggar Amrizal menit ke-69. Seolah gol sudah terlahir, bobotoh dan ofisial berdiri merayakan hadiah spesial tersebut. Apalagi kedudukan masih draw 1-1.

Tapi, Gonzalez  manusia biasa. Tendangan mantan pemain Persik yang tak pernah gagal mengeksekusi penalti  ini berhasil dibendung kiper Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu. Penalti pun tak berbuah gol.

“Dia sangat terbebani untuk mengeksekusi penalti. Terlihat dia sangat tegang sebelum menendang. Memang sangat berat saat itu, apalagi siapa pun tahu Gonzalez tidak pernah gagal menendang penalti,” kata manajer Persib, H Jaja Sutardja, membela El Loco. (san/tor)

Jaya: Permain Belakang Kurang Waspada

BANDUNG, TRIBUN - Pelatih Persib Jaya Hartono kesal terhadap penampilan timnya, terutama lini belakang. “Pemain belakang seperti sudah berada di atas angin jadi kurang waspada. Sedangkan Hilton (Moreira) bermain agak egois, ” kata Jaya seusai pertandingan.

Persib gagal ke  babak delapan besar Copa Indonesia setelah kalah secara agregat 2-4  atas Sriwijaya FC. Di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (12/4), Persib ditahan imbang tamunya 1-1 (1-0).

Sebaliknya pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku kesal terhadap kepemimpinan wasit. “Saya sudah lama tidak menyinggung masalah perwasitan. Tapi kepemipinan dia tadi sangat buruk,” ujarnya dengan nada tinggi.

Ia menunjuk momen penalti bagi Persib sebenarnya tidak pantas terjadi. Selain itu, ia juga mempertanyakan keabsahan gol Persib. “Padahal dia adalah wasit terbaik di Indonesia. Sayang, pertandingan sebesar ini harus ternodai,” kata Rahmad.

Persib berpeluang unggul setelah pada menit ke-71 gelandang Siswanto terjatuh di dalam kotak penalti. Wasit Jimmy Napitulu menilai Amrizal melanggar Siswanto dan segera menunjuk titik putih. Eksekusi gagal menjadi gol karena tendangan Christian Gonzales diblok oleh Ferry. (kompas.com)

COPA INDONESIA: Persib Lawan Sriwijaya Main Malam

BANDUNG, TRIBUN - Pertandingan home Persib melawan Sriwijaya FC pada leg kedua Copa Indonesia dipastikan akan digelar malam hari pada Minggu, 12 April mendatang. Tarung hidup-mati abadi tim Maung Bandung tersebut akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat.

Wakil Manjer Persib H Umuh Muhtar mengatakan, Persib harus menjamu Sriwijaya FC malam hari setelah pihaknya menerima informasi langsung dari Badan Liga Indonesia (BLI). “Pastinya pertandingan melawan Sriwijaya FC digelar tanggal 12 April pukul 19.00 di Si Jalak Harupat,” kata Umuh, Kamis (9/4) malam.

Umuh menegaskan, dengan adanya informasi dari BLI kemarin malam, tarung Persib melawan pasukan Rahmad Darmawan tidak akan bergeser dari tanggal 12 April.

“Semuanya sekarang sudah pasti. Jadi semua tinggal konsentrasi pada pertandingan tersebut. Mudah-mudahan Persib bisa mencatat hasil maksimal,” kata Umuh.

Pelatih Persib Jaya Hartono memberikan garansi tim asuhannya sudah benar-benar siap tempur. Jaya bahkan menyatakan Persib bukan hanya siap menghadapi Sriwijaya FC, tapi juga siap menjalani lanjutan Liga Super yang diagendakan akan digelar terpusat di Jawa Timur.

“Tim memang harus selalu siap. Kami (Persib, Red) tetap bertekad mencapai prestasi tinggi seperti yang sudah ditargetkan,” ujar Jaya kepada Tribun.

Jaya menyatakan, keputusan BLI untuk memusatkan pertandingan Liga Super di Jawa Timur atau dua tempat lain yang telah diagendakan akan merugikan tim seperti Persib. Alasannya, Persib akan kehilangan beberapa pertandingan kandang.

“Tapi apa pun alasannya, Persib tetap siap menjalani pertandingan. Walaupun dengan adanya sentralisasi pertandingan Liga Super, menurut saya kompetisi ini sudah kehilangan gregetnya,” urai Jaya.

Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar mengaku optimistis bahwa Persib bisa melewati hadangan Sriwijaya FC. Yusuf mengatakan, Persib berpeluang membalas kekalahan kepada Sriwijaya FC bukan karena tim Kota Palembang tersebut tidak dalam kondisi terbaiknya setelah pulang dari Jepang. “Tapi karena Persib memang sudah siap menghadapi pertandingan tersebut,” kata Yusuf.

Tentang kesiapan Persib menghadapi Sriwijaya FC juga ditegaskan Manajer Persib, Jaja Soetardja. “Kita oke saja mau main sore atau malam hari nggak masalah,” ucap Jaja.
Guna memompa semangat tempur pasukan Persib, Manajemen Persib juga sudah rampung membayar gaji pelatih, pemain, dan ofisial Persib untuk bulan Maret dan April. (daf/san)

Juara Bertahan Ditantang Persib

Jakarta – Upaya Sriwijaya FC mempertahankan gelar juara akan menghadapi tantangan serius setelah hasil undian mempertemukan mereka dengan Persib Bandung. Sementara Persija Jakarta bertemu Persiba Balikpapan.

Demikian hasil drawing yang dilakukan di Four Season Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2009). Sriwijaya FC yang berstatus juara bertahan harus mengahadapi salah satu tim papan atas tanah air, Persib Bandung.

Kalau Sriwijaya dihadang lawang yang berpotensi menyulitkan, tidak demikian dengan tim kuat lainnya seperti Persija Jakarta dan Persipura Jayapura. Macan Kemayoran cuma akan menghadapi tim papan bawah ISL, Persiba Balikpapan, sementara Si Mutiara Hitam ditantang klub non-ISL, Persema Malang.

Hingga kini BLI belum mengumumkan jadwal pertandingan kedua leg untuk seluruh tim yang akan bertanding karena masih akan menyesuaikan dengan jadwal laga di ISL. Jadwal lengkap dan siapa yang akan lebih dulu menjalani laga kandang baru akan diumumkan pada Jumat (13/2/2009) mendatang, sementara khusus untuk PSMS dan Sriwijaya FC jadwal sudah akan dirilis Rabu (11/2/2009) besok.

Berikut Hasil Drawing 16 Besar Copa
Pelita Jaya Jawa Barat vs Persibo Bojonegoro
Persipura Jayapura vs Persema Malang
Persija Jakarta vs Persiba Balikpapan
Persebaya Surabya vs Persitara Jakarta Utara
Persih Tembilahan vs Deltras Sidoarjo
Persijap Jepara vs Persikabo Bogor
Sriwijaya fc vs Persib Bandung
Psms Medan vs Persiba Bantul ( din / arp )

sumber : detiksport.com

?>