Persib Butuh Tambahan Dua Pemain

BANDUNG, (PRLM).- Konsekuensi strategi menyerang yang akan diterapkan Persib Bandung, harus diimbangi dengan rotasi pemain dan penambahan pemain baru. Dua puluh dua pemain yang saat ini memperkuat tim “Pangeran Biru” dinilai masih kurang. Setidaknya, Persib masih membutuhkan tambahan pemain baru yang siap pakai sekitar dua atau tiga pemain lagi. Demikian diungkapkan Manajer Persib, Umuh Muhtar.

Menurut dia, alasan penambahan pemain itu untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi pada saat pertandingan. “Pemain tambahan baru itu diproyeksikan untuk menambal pemain utama, yang mengalami cedera maupun terkena akumulasi saat bertanding dan tim harus tetap main penuh,” ujarnya.

Umuh mengatakan, perihal siapa personel baru skuad “Pangeran Biru” belum sampai membicarakan nama individu. Hal itu termasuk dengan informasi pemain klub Sriwijaya FC. Meskipun tidak menutup kemungkinan di antara pemain asuhan Rahmad Darmawan itu bakal menjadi salah seorang pasukan “Biru”.

Asisten pelatih Yusuf Bachtiar seusai latihan di Stadion Persib mengatakan, rotasi pemain itu harus dilakukan. Pemain baru bisa mewarnai putaran kedua Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010. “Putaran kedua ini Persib disiapkan bertanding di home maupun away untuk selalu menyerang, apabila ingin sampai ke level atas apalagi target juara. Kalau saya melihat materi pemain kita memang siap untuk away tinggal rotasi saja, “ujarnya.

Menurut dia, rotasi itu untuk menentukan mana yang akan main penuh dan yang tidak. Namun, hal itu masih dalam penjajakan dan belum final. “Akan tetapi, sejauh ini belum serius kalau melihat komposisi pemain, kami masih membutuhkan pemain baru, tetapi belum pasti. Memang 22 pemain saat ini cukup, cuma kalau ada pemain yang baik kenapa tidak?
Kalaupun ada pemain baru, itu harus mampu in dengan pemain yang lama,” katanya. (A-183/A-147)***

Source:PR

Satoshi ”Destroyer”

AHMAD YANI,(GM)-
Gelandang asal Jepang, Satoshi Otomo yang akan menjadi salah satu kekuatan Persib Bandung di Putaran II Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, diyakini akan berperan penting dalam tim. Namun kehadiran Satoshi diharapkan jangan disetarakan dengan Suchao Nuchnum yang baru saja meninggalkan Persib.

Penilaian tersebut dilontarkan asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar, usai sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Senin (1/2). “Jangan membandingkan Satoshi dengan Suchao. Keduanya sangat berbeda,” katanya

Perbedaan karakter Satoshi dengan Suchao yang memastikan keduanya tidak layak dibandingkan. Menurutnya, gaya bermain Satoshi lebih bertipikal pekerja keras. Gelandang asal klub Divisi II Liga Jepang, Gifu FC ini memiliki tipe yang hampir sama dengan Hilton Moreira. Sedangkan Suchao merupakan pemain bertipe stylish. Dengan teknik yang dimilikinya, Suchao lebih sering bermain individual.

“Keduanya bertolak belakang. Tetapi Satoshi memang bergaya destroyer dan ini dibutuhkan Persib,” jelas Yusuf.

Jika Satoshi bertugas “merusak” maka peran yang biasa dilakoni Suchao akan diberikan kepada Eka Ramdani. “Nantinya Eka yang akan lebih diberi kebebasan melakukan terobosan,” kata Yusuf.

Sementara itu, sebelum dikontrak, gelandang asal Jepang, Satoshi Otomo direncanakan akan menjalani tes kesehatan untuk mengetahui kondisi riilnya.

“Kita memang berencana melakukan tes kesehatan, termasuk melakukan rontgen terhadap Satoshi. Sehingga kita dapat lebih mengetahui secara detail kondisi kesehatannya,” ujar dokter Persib Bandung, dr. Raffi Ghani.

Diungkapkannya, kondisi Satoshi hanya diketahui melalui wawancara. Karena tidak ada catatan medis dari klub asalnya tentang kondisi kesehatannya. Namun Satoshi memang telah mengungkapkan kondisi fisiknya saat ini dan dipastikan tidak ada masalah.

“Secara pengamatan memang tidak ada masalah. Saat latihan pun tidak menampakkan keganjilan. Tapi kita hanya ingin lebih memastikannya dengan tes kesehatan,” ujar Raffi.

Namun Raffi belum bisa memastikan waktu tes yang akan dijalani Satoshi. “Memang belum ada permintaan dari manajemen. Biasanya dilakukan setelah dikontrak. Tetapi akan lebih baik sebelum menandatangani kontrak,” tukas Raffi. (B.98)**

Source: klik-galamedia.com

Saat Menjalani Laga Tandang Putaran II Persib Akan Tampil Beda

AHMAD YANI,(GM)-
Pola bermain menyerang akan lebih diprioritaskan Persib Bandung saat menjalani laga tandang putaran II Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 mendatang. Perubahan pola tersebut agar Persib mampu mencuri poin di laga tandang sehingga target juara musim ini bisa terealisasi.

“Kalau kita ingin juara, kita memang harus mengubah pola permainan saat main tandang. Kita tidak boleh terus bertahan seperti putaran I lalu. Kita harus bisa mencuri poin, bahkan bisa memenangkan pertandingan tandang,” ujar asisten pelatih Persib Bandung, Yusuf Bachtiar, usai latihan sore di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Senin (1/2).

Perubahan pola bermain saat tandang sudah dibahas di intern pelatih. Dalam pembahasan itu bisa mencuri poin saat tandang harus dilaksanakan. Sehingga Persib akan bermain lebih terbuka dibandingkan di putaran sebelumnya. “Kita pun tengah mempersiapkan para pemain agar bisa bermain terbuka saat bermain tandang,” jelasnya.

Yusuf meyakini, materi yang dimiliki Persib saat ini sangat memungkinkan untuk hal itu. Seluruh pemain dinilainya telah mumpuni untuk menjalankan misi ini.

Kendati demikian, diakuinya, sejumlah pemain yang jarang dimainkan harus siap jika diturunkan. Karena di putaran II nanti, tenaga para pemain akan sangat diforsir. Sehingga dipastikan membutuhkan rotasi pemain.

“Memang ada wacana untuk dapat menambah pemain. Tetapi tim pelatih menginginkan pemain yang direkrut merupakan pemain jadi sehingga dapat langsung main,” tutur Yusuf.

Seperti diketahui, pada putaran II mendatang, Persib membidik 39 poin dari 17 laga yang akan dijalaninya. Jika 9 laga kandang diselesaikan dengan kemenangan maka Pesib baru meraih 27 poin. Sisanya harus diraih saat 8 laga tandang.

Laga melawan Persik Kediri pada 9 Februari mendatang diharapkan sebagai awal yang bagus. Hasil pada putaran I menjadi dasar Persik menjadi bidikan pertama. Saat Persib bisa menggulung Persik, 6-1 di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung akan dijadikan referensi.

Sementara itu, gelandang Persib Bandung, Atep meyakini hal yang sama. Menurutnya, Persib tidak boleh lagi kehilangan angka saat melakoni partai tandang. Persib harus memanfaatkan peluang meraih angka di kandang lawan. Pasalnya jika hanya mengandalkan partai kandang, Persib akan tertinggal tim lain.

“Kita harus tetap bisa menyerang di partai tandang. Bahkan bila perlu kita harus memperoleh tiga angka penuh,” katanya. (B.98)**

Source: Klik-galamedia.com

Persib Tetap Harus Dievaluasi

BLK. FACTORY,(GM)-
Meski mulai menanjak ke papan atas klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010, Persib Bandung diminta tetap melakukan evaluasi pada jeda Putaran I mendatang. Evaluasi wajib dilakukan agar Persib dapat menghadapi Putaran II dengan lebih baik.

“Dengan sisa pertandingan yang masih banyak, evaluasi tetap wajib dilaksanakan. Itu untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan yang di Putaran I. Sehingga Persib bisa menghadapi Putaran II dengan hasil yang lebih memuaskan,” ujar mantan pemain Persib Bandung, Bambang Sukowiyono kepada “GM”, Minggu (17/1).

Ditegaskannya, evaluasi bukan berarti mengganti. Evaluasi digelar untuk melihat potensi yang dimiliki Persib selama berlaga di LSI musim ini. Melalui evaluasi akan diketahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan Persib bisa memenangkan pertandingan selama ini. Demikian pula sebaliknya. Hal apa saja yang menyebabkan Persib kalah saat menghadapi tim yang dianggap lemah.

“Sejumlah potensi positif yang dimiliki Persib selama ini harus terus dipertahankan. Sedangkan kekurangannya harus segera dipecahkan dan dicarikan alternatifnya. Sehingga jika menghadapi permasalahan serupa di Putaran II nanti, sudah diketahui cara mengatasinya,” tuturnya.

Sukowiyono mengatakan, evaluasi tidak hanya pada tataran teknis. Hal-hal nonteknis yang sering muncul di tubuh Persib juga harus dievaluasi. Sehingga evaluasi benar-benar menyentuh seluruh aspek.

“Karena ada hal nonteknis yang sering membuat sebuah tim menjadi lemah. Contohnya kenapa saat menghadapi tim yang dianggap satu level di bawahnya, Persib bahkan harus menelan kekalahan. Itu juga harus dievaluasi,” katanya.

Sementara itu, manajemen Persib Bandung dipastikan tetap akan melakukan evaluasi. Evaluasi tetap akan digelar pada jeda jelang Putaran II LSI 2009-2010 dimulai.

“Saya memang memastikan evaluasi akan digelar di Putaran II nanti,” ujar Diretur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, H. Umuh Muchtar, Minggu (17/1).

Namun Umuh meminta kepada seluruh bobotoh untuk tetap mendukung langkah yang akan diambil manajemen. “Untuk saat ini saya minta seluruh elemen, termasuk bobotoh, memberi dukungan bagi tim untuk meraih hasil positif di setiap laga. Yang terpenting dan harus terus dijaga adalah kondusivitas tim,” katanya. (B.98)**

Pemain Jangan Larut Kemenangan

SOREANG,(GM)-
Seluruh anggota tim Persib Bandung kembali berpesta setelah mengalahkan Persitara Jakarta Utara 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Selasa (24/ 11). Dengan demikian, Persib bisa mengamankan 6 poin dalam dua laga kandang yang dimainkannya. Namun, para pemain Persib diharapkan tidak larut dalam pesta kemenangan yang baru saja diraihnya.

Paling tidak, peringatan tersebut dilontarkan pelatih Persib, Jaya Hartono kepada seluruh anak asuhnya di ruang ganti pemain. “Kalian boleh bangga (atas dua kemenangan yang diraih, red), tapi tidak boleh membanggakan diri. Kalian juga jangan sampai besar kepala dengan kemenangan ini,” kata Jaya.

Sebelum melontarkan peringatan tersebut, Jaya sempat memuji penampilan anak asuhnya pada saat menghadapi Persitara. “Terima kasih, kalian bermain sangat bagus dalam pertandingan ini,” tegasnya.

Pujian terhadap penampilan Persib juga dilontarkan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. Ia mengatakan, kehilangan empat pemain pilar, Eka Ramdani, Cristian Gonzales, Hilton Moreira, dan Airlangga tidak membuat permainan Persib menurun. “Para pemain tampil sangat luar biasa dalam pertandingan kali ini. Padahal, empat pemain kita tidak bisa tampil. Saya juga melihat permainan anak-anak sangat bagus dan mengesankan,” kata Umuh.

Modal ke Makassar

Menurut Umuh, dua kemenangan kandang yang diraih Persib merupakan modal berharga untuk menghadapi dua laga tandang melawan Persipura Jayapura di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Minggu (29/11), dan Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan Wamena, Rabu (2/12).

“Target realistis yang kita canangkan adalah hasil imbang di dua laga itu. Tapi, melihat kepemimpinan wasit yang sangat baik sepanjang Liga Super Indonesia tahun ini, saya optimis, kita bisa mengusahakan kemenangan, baik di Makassar maupun Wamena. Kalau dulu kita selalu pesimis jika melawan dua tim itu, kali ini saya sangat optimis,” ujar Umuh.

Selain kepemimpinan wasit LSI yang dinilai cukup baik, Umuh mengaku sangat optimis menghadapi dua laga tandang di Makassar dan Wamena karena melihat performa para pemain yang terus menanjak. “Kalau melihat penampilan kita seperti ini, di mana kualitas pemain inti dan pelapis tak ada bedanya, saya sangat optimis dalam pertandingan tandang kali ini,” katanya. (B.82/B.111)**
sumber : galamedia