Nova Arianto Segera Jadi Ikon Persib

NOVA Arianto memang bukan pemain binaan Persib Bandung. Tapi, jika musim depan tetap dipertahankan, bek kelahiran Semarang, 4 November 1978 tersebut bakal segera menjadi salah satu ikon tim kebanggaan bobotoh ini. Apa ukurannya?

Alat ukur yang digunakan –setidaknya versi “GM”– untuk menetapkan seorang pemain bisa disebut ikon Persib adalah sudah memperkuat tim yang didirikan pada 14 Maret 1933 ini minimal dalam 100 pertandingan di kompetisi reguler. Nah, sejak bergabung dengan Persib pada Liga Indonesia (LI) XIII/2007 hingga berakhirnya Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, Nova sudah tampil dalam 95 pertandingan dengan sumbangsih 8 gol.

Artinya, pemain yang terkenal dengan selebrasi ala Suster Ngesot setiap kali mencetak gol ini tinggal membutuhkan 5 partai lagi untuk memastikan diri menjadi salah satu ikon Persib. Dan, itu hanya bisa digapainya jika Nova dipertahankan dan yang bersangkutan pun bersedia memilih bertahan di Persib.

Manajemen klub Persib memang baru akan mengumumkan daftar pemain yang akan dipertahankannya usai Piala Indonesia 2010. Tapi, Nova sendiri sudah menyatakan kerasan tinggal di Bandung dan siap memperpanjang kontrak jika manajemen klub tetap mempertahankannya. “Saya sudah betah di Bandung. Saya juga sudah merasa dekat dengan bobotoh. Karena itu, Persib menjadi prioritas saya musim depan,” kata pemain plontos yang mengaku sudah didekati sejumlah klub ini.

Sebagai catatan, dalam skuad Persib yang tampil di LSI 2009/2010 terdapat tiga nama pemain yang sudah boleh disebut ikon “Maung Bandung”, yaitu penjaga gawang Cecep Supriyatna (sejak LI II/1995-1996), Eka Ramdani (LI VIII/2002), dan Gilang Angga Kusumah (LI IX/2003).

Source: GALAMEDIA

Persib Dominasi “All Star”

Pemain Persib Bandung mendominasi komposisi tim All Star yang akan berlaga di Perang Bintang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Dari delapan belas pemain yang terpilih, Persib mencatatkan enam pemainnya yang memiliki pilihan terbanyak yaitu Markus Harris Maulana, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Atep, Eka Ramdani, dan Christian Gonzales.

Polling yang diprakarsai oleh PT Liga Indonesia (Liga) ini mencatatkan 56 nomine. Selain enam pemain Persib, dua belas pemain lainnya yang masuk dalam skuad pilihan tim All Star yang akan melawan Kampium juara LSI Arema Indonesia, Minggu (6/6) mendatang yakni Ferry Rotinsulu (kiper), Edi Sibung, M. Roby, Ricardo Salampessy (belakang), Diva Tarkas, M. Ilham, Zah Rahan, Firman Utina, Aldo Barreto (tengah), Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Park Jung Hwan (depan).

Sementara untuk posisi pelatih tim All Star terpilih pelatih Persipura, Jacksen Tiago. Dia menyisihkan tiga nama lainnya yakni Rahmad Darmawan, Zaenal Abidin, dan Junaedi. Sementara manajer terpilih yakni Alex Noerdin (Gubernur Sumsel).

Berdasarkan hasil polling, Markus Haris Maulana menempati pilihan terbanyak dengan persentase 38,77 persen. Lalu, di Nova berada di belakang Edi Sibung (PSPS) yang merebut 18,77 persen. Nova sendiri menghasilkan polling sebesar 15,91 persen. Di lini tengah, Diva Tarkas (PSM) dengan raihan 20,82 persen mengungguli dua perolehan dua pemain Persib Atep dan Eka Ramdani. Sementara di posisi striker, Christian Gonzales menjadi yang terfavorit dengan raihan 36,73 persen.

Hasil ini berdasarkan dari 8.000 SMS yang masuk. CEO Liga Joko Driyono menuturkan, nama-nama ini merupakan hasil polling sementara, yang berjalan sejak awal Mei ini dan masih terbuka hingga 3 Juni mendatang. Namun dipastikan hasil polling akhir tidak akan berubah jauh.

“Perang Bintang ini digelar selain untuk memuaskan para penggemar sepak bola tanah air juga sekaligus penghormatan bagi juara LSI musim ini. Pada Perang Bintang nanti akan diserahkan trofi juara kepada Arema. Nantinya yang akan menyerahkan rencananya adalah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Joko.

Selain penyerahan piala, acara Perang Bintang akan memberikan sepatu emas dan uang tunai Rp 100 juta kepada pemain terbaik, yang calonnya yakni Kurnia Meiga (Arema), Erik Weeks (Persiwa), Aldo Baretto (Bontang FC), Christian Gonzales (Persib).

Laga Perang Bintang ini akan digelar pada malam hari, usai perang bintang antara juara LSI U-21 Persib Bandung dan tim pilihan Liga yang dilatih oleh Ronny Wabia.

Sementara itu, mengenai tiket, menurut Joko, Liga tidak akan membatasi pembelian tiket. Tiket akan dijual langsung pada hari pertandingan. “Untuk pemesanan tiket, akan kami layani hingga 5 Juni nanti. Saat ini sudah ada sekitar tujuh ribu tiket yang terpesan,” katanya.

Liga nantinya, hanya akan membuka tribun bawah Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan dengan kapasitas 50.000 penonton.

Source: PR