Budi Dipanggil Timnas

BANDUNG, TRIBUN – Jumlah pemain Persib Bandung yang dipanggil timnas Indonesia bertambah seorang lagi, menjadi lima pemain. Setelah Eka Ramdani, Hariono, Maman Abdurahman, dan Nova Arianto, kali ini pelatih Benny Dollo memanggil langganan timnas yang juga bomber Maung Bandung, Budi Sudarsono.

Kemarin sekitar pukul 15.00, Budi langsung berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan Charis Yulianto cs. Kehadiran Budi sangat dibutuhkan Benny Dollo untuk menggedor pertahanan Kuwait pada leg kedua babak kualifikasi Piala Asia 2010. Indonesia harus menaklukkan Kuwait jika ingin mempertahankan peluang lolos ke Piala Asia.

Pemanggilan Budi agak mengejutkan karena setelah bergabung dengan Sriwijaya FC, pemain berjuluk Budigol itu tak pernah dilirik lagi oleh timnas. Namun kini timnas tampaknya membutuhkan striker berkarakter agresif dan nakal, karakter yang khas dimiliki Budi.

Budi sendiri mengaku bangga kembali dipercaya memperkuat timnas. Terlebih sejak kompetisi musim lalu berakhir, praktis hampir semua pemain di Indonesia tak bisa menunjukkan permainannya karena tak ada jadwal pertandingan.

Pemanggilan ini, kata Budi, secara tidak langsung kembali menaikkan moralnya dalam bermain bola. Hal ini diharapkan juga bisa berimbas saat bermain bersama Persib baik di Liga Super Indonesia maupun Copa Indonesia 2009-2010.

“Pemanggilan ini membuat motivasi saya dalam bermain bola semakin besar. Dan hal ini akan saya tunjukkan di lapangan hijau, baik saat memperkuat timnas maupun Persib,” kata Budi, Senin (16/11).

Jika Budi begitu bersemangat untuk bergabung dengan timnas, sebaliknya pelatih Persib Jaya Hartono justru terlihat lesu dengan dipanggilnya Budi. Menurut Jaya, hal ini merupakan kerugian bagi Persib yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Pelita Jaya, 21 November mendatang.

“Untuk timnas dan pemain yang bersangkutan, bagus, artinya bisa menaikkan gengsi. Tapi untuk Persib, dipanggilnya Budi merupakan kerugian karena kita jadi semakin sulit mempersiapkan diri menghadapi pertandingan yang sebentar lagi akan berlangsung,” kata Jaya.

Jaya hanya berharap, kelima pemain Persib yang dipanggil timnas bisa menjaga kondisi sehingga saat memperkuat Persib melawan Pelita Jaya dalam keadaan on fire.

“Yang penting fisik mereka oke. Perkara teknis dan strategi nanti disesuaikan. Yang jelas, mereka cuma punya waktu sehari untuk menyesuaikan diri dengan rekan-rekannya sebelum bertanding melawan Pelita Jaya,” ujar Jaya.

Di Jakarta, pelatih Timnas Kuwait, Goran Tufegdzic, mengatakan, ia menaruh rasa hormat dan salut kepada Timnas Indonesia yang sempat membuat permainan Kuwait kocar-kacir di pertandingan pertama di Kuwait, Sabtu lalu, sebelum akhirnya tuan rumah mengalahkan Indonesia dengan skor 2-1. Kesebelasan Kuwait mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma hari Minggu (15/11) sore.

“Kami sudah mempelajari kelemahan tim Indonesia. Karena itu, kami akan tampil menyerang dengan menempatkan tiga ujung tombak kami di lini depan,” katanya seusai memimpin latihan Kuwait di Lapangan Timnas PSSI yang ada di Kompleks Gelora Bung Karno, kemarin. (Persda Network/oro/san)

sumber : tibun jabar

This entry was posted on Wednesday, November 18th, 2009 and is filed under Berita, Liga Super, Management, Pemain. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Google