Umuh Kapok Ngurus Persib
BANDUNG, TRIBUN – Setelah Jaja Soetardja menolak jika dipilih kembali menjadi manajer Persib di musim depan, kali ini Wakil Manajer H Umuh Muhtar menyatakan hal yang sama, bahkan terkesan lebih lugas.
“Saya sudah kapok mengurusi Persib. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tetap dibilang gagal dan tak ada seorang pun pengurus Persib yang mengucapkan terima kasih atas kerja keras kami. Yang banyak memberikan apresiasi justru para bobotoh,” tandas Umuh, Sabtu (13/6).
Umuh menegaskan, keputusan untuk mundur mengurusi tim Persib sudah final dan melalui perenungan yang cukup mendalam. Menurutnya, ia merasa tidak dihargai oleh manajemen klub, padahal sudah berkorban besar untuk Persib, baik secara moril maupun materil.
“Memang benar Persib gagal jadi juara, tapi hargai dong usaha yang kami lakukan selama ini. Saya mohon maaf kepada para bobotoh yang tetap berharap saya memegang Persib di musim depan,” ujar Umuh, seraya menyebutkan telepon selulernya penuh dengan SMS dari bobotoh yang mengapresiasi kerja kerasnya.
Umuh mengungkapkan, meski nanti tidak lagi memegang Persib, sebagai bobotoh, kecintaannya pada tim Maung Bandung tidak akan berkurang. Pria yang dikenal dermawan ini mengaku siap membantu baik moril maupun materil demi kemajuan Persib.
“Saya ini dari dulu pencinta Persib. Jadi, kalau nggak jadi manajer atau wakil manajer pun, saya tetap akan membantu sesuai dengan kemampuan. Kecintaan saya pada Persib itu tak perlu diragukan lagi,” tegas Umuh.
Dalam kesempatan itu Umuh juga meluruskan pernyataan Ketua Umum Persib Dada Rosada yang menyebutkan seolah-olah dirinya sanggup mendatangkan sponsor yang memiliki dana Rp 30 miliar untuk membiayai Persib di musim depan.
“Saya tidak pernah ngomong seperti itu dan saya juga belum pernah bertemu dengan Pak Dada membicarakan soal itu. Lagi pula, mana ada orang yang mau membiayai Persib dengan uang pribadi sebanyak itu,” tegas Umuh.
Umuh menduga Dada telah menerima informasi keliru. “Itu dalam bahasa Sunda istilahnya sokong jongklok, seolah-olah menyokong tapi justru ingin menjatuhkan. Saya kira ke depan Pak Dada harus lebih hati-hati menerima informasi dari siapa pun,” tandas Umuh. (san)
Leave a Reply