Jaya, “Berat, Peluang Jadi Runner-up”
AHMAD YANI,(GM)-
Kendati berhasil mengalahkan Persiwa Wamena 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Rabu (20/5), namun peluang Persib Bandung untuk menyodok ke posisi runner-up tetap dinilai cukup berat. Lebih banyaknya jumlah pertandingan sisa yang dimiliki Persib dibandingkan dengan Persiwa, tidak membuat langkah tim kebanggaan bobotoh itu semakin ringan.
Beratnya peluang Persib untuk mengamankan posisi runner-up di penghujung Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009 tersebut disadari benar oleh pelatih Jaya Hartono. “Kompetitor Persib dalam perburuan peringkat kedua memang tinggal Persiwa. Tapi, meski kita memiliki lima pertandingan tersisa dan Persiwa tinggal tiga, namun peluang kita tetap masih berat,” kata Jaya di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Jumat (22/5).
Sebagai gambaran, setelah dikalahkan Persib 0-2, Persiwa tetap bertengger di peringkat kedua klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai 60 dari 31 pertandingan. Sedangkan Persib satu tingkat di bawahnya dengan poin 57 dari 29 laga.
Jaya melihat, beratnya peluang Persib untuk menggeser Persiwa dari posisi kedua di akhir kompetisi nanti karena tim berjuluk “Badai dari Pegunungan Tengah” itu masih memiliki dua pertandingan kandang. Dikatakan Jaya, dari dua pertandingan itu saja, Persiwa hampir bisa dipastikan menambah 6 poin.
“Siapapun lawannya, Persiwa hampir pasti menang di kandangnya sendiri. Sejauh ini, tidak ada tim tamu yang menang di sana (Wamena, red),” ujar Jaya.
Dua pertandingan kandang Persiwa itu adalah ketika menjamu Sriwijaya FC (6 Juni) dan PSMS Medan (10 Juni). Persiwa juga masih berpeluang meraih kemenangan saat dijamu Persitara Jakarta Utara di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (23/5) ini.
Sapu bersih
Dengan asumsi Persiwa bisa mengumpulkan nilai maksimal 69 di penghujung kompetisi nanti, Jaya mengatakan, jika ingin berada di peringkat kedua, Persib harus mampu melakukan aksi sapu bersih di lima laga tersisa. Jika itu bisa dilakukan, Persib bisa mengoleksi nilai maksimal 72.
Namun, Jaya menyadari akan sangat sulit bisa melakukan hal itu, karena dari lima pertandingan tersisa, empat di antaranya merupakan laga tandang. “Tiga pertandingan akhir kita di Jawa Timur, saya pikir akan menjadi tur yang sangat berat buat Persib,” katanya.
Lima laga tersisa yang dimiliki Persib adalah ketika harus berhadapan dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara (27 Mei), Deltras Sidoarjo di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung (30 Mei), Persitara Jakarta Utara di Stadion Surajaya Lamongan (2 Juni), Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan (6 Juni), dan Persija Jakarta di Stadion Gajayana Malang (10 Juni). (B.82)**
sumber : klik-galamedia.com