Bertepatan dengan Hari Buruh, laga kandang Persib melawan PSMS Medan pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Jumat (1/5), terancam ditunda. Persib tidak memperoleh izin keamanan untuk menggelar pertandingan sehingga harus mengajukan permohonan penjadwalan ulang kepada Badan Liga Indonesia (BLI).
“Untuk mengantisipasi demo Hari Buruh tanggal 1 Mei, kami tidak mendapat izin menggelar pertandingan di Jalak Harupat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya 1 Mei selalu diwarnai demo buruh besar-besaran,” ujar Sekretaris Badan Pengelola Persib (BPP) Edi Djukardi di Mes Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Jumat (24/4).
Menurut Edi, Persib sudah mengirim surat permohonan penjadwalan ulang ke BLI, kemarin siang, tepat satu pekan sebelum pertandingan berlangsung. Namun, dalam surat tersebut, Persib tidak mencantumkan alternatif jadwal pertandingan.
“Untuk 2 Mei, Jalak sudah full book. Sementara untuk hari lain, terlalu mepet dengan jadwal Pelita Jaya-Persib, 5 Mei. Oleh karena itu, kami tidak mengajukan tanggal pengganti. Kemungkinan besar, BLI akan menjadwal ulang pertandingan pada 7-31 Mei, seperti pertandingan lain yang tertunda akibat kendala izin keamanan,” tutur Edi.
PSIS-Persib
Sementara itu, walaupun pertandingan PSIS-Persib sudah dipastikan akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (28/4), tanpa penonton, hingga tadi malam, waktu kick-off masih simpang siur. Secara lisan, Panpel PSIS memastikan bahwa pertandingan akan dimulai pukul 19.00 WIB. Namun, surat rekomendasi Polda Jatang menyebutkan, pertandingan akan digelar pukul 15.30 WIB.
“Saya belum tahu pastinya jam berapa dimulai. Kalau dari surat rekomendasi Polda Jateng yang dilampirkan BLI, Persib akan main sore. Akan tetapi, tadi siang saya mendapat telefon dari Panpel PSIS yang meyakinkan bahwa pertandingan akan berlangsung malam,” tutur Sekretaris Tim Persib Yudiana.
Persib mendapatkan kepastian tentang lokasi pertandingan melalui surat dari BLI yang diterima Jumat (24/4) pagi, pukul 10.12 WIB. Untuk memenuhi target kemenangan pada laga tandang tersebut, Persib terus berbenah diri.
Namun, skuad asuhan Jaya Hartono itu rupanya hanya memfokuskan pembenahan pada lini belakang yang masih dinilai keropos. Khusus untuk lini depan, Persib tidak banyak melakukan perombakan, baik strategi maupun formasi pemain. Lini depan sepertinya akan kembali dipercayakan kepada duet Hilton Moreira dan Christian Gonzales.
“Untuk lini depan, saya tidak terlalu banyak melakukan pemolesan. Persiapan Persib lebih fokus ke lini belakang. Pertimbangannya, kami akan menghadapi laga tandang. Main di luar, tidak kebobolan adalah yang paling penting,” tutur Pelatih Jaya Hartono.
Dalam membenahi lini belakang, beberapa hari terakhir ini Jaya dan asistennya, Robby Darwis, gencar mengasah kedisiplinan dalam menjaga pergerakan lawan di kotak enam belas meter dan agresivitas pemain belakang. Jaya mengaku, sulitnya menata lini belakang baru ia alami saat menangani Persib.
Rencananya “Maung Bandung” akan bertolak ke Semarang, Sabtu malam, pukul 20.30 WIB, menggunakan Kereta Api Harina. Tim dijadwalkan tiba di Semarang Minggu subuh dan akan menjalani latihan ringan sore harinya.
Source: http://www.pikiran-rakyat.com