Waluyo-Siswanto Pilihan Utama

BANDUNG, TRIBUN - Absennya Nova Arianto membela Persib sepanjang Januari 2009 tidak membuat pelatih Jaya Hartono kelimpungan. Jaya mengaku sudah menyiapkan Waluyo untuk menggantikan posisi Nova. Adapun posisi sayap kiri setelah ditinggal cedera Salim Alaydrus dan Irwan Wijasmara bakal dihuni Siswanto.

“Saya kira untuk posisi stoper dan sayap kiri sudah nggak masalah lagi. Kita punya Waluyo dan Siswanto untuk menempati kedua posisi itu,” tandas Jaya di Stadion Persib, Selasa (23/12).

Menurut Jaya, kualitas Waluyo tak berbeda dengan Nova. Bahkan saat diturunkan melawan PSDS di Lubuk Pakam, pekan lalu, Waluyo tampil prima. Gempuran Ansyari Lubis dkk beberapa kali bisa dimentahkan stoper asal Banyumas, Jawa Tengah, itu.

“Anda boleh tanya yang nonton pertandingan Persib vs PSDS pekan lalu. Waluyo mainnya bagus. Dia langsung memotong bola dan tidak memberikan kesempatan sedikit pun pada lawannya untuk mendapat bola,” tutur Jaya.

Pendapat Jaya dibenarkan dokter tim Persib, dr Ia Kurnia, yang saat pertandingan berlangsung berada di pinggir lapangan. Menurut Kurnia, publik Deliserdang banyak yang menanyakan sosok Waluyo. “Mereka pada tanya, siapa pemain belakang Persib itu, kok mainnya bagus banget,” ungkap Kurnia.

Padahal saat membela Persib melawan PSDS itu, Waluyo baru saja sembuh dari cedera paha. Meski begitu, menurut Jaya, di wajah Waluyo ia tidak melihat adanya perasaan trauma yang biasa menghinggapi pemain yang baru sembuh dari cedera.

Mengenai Siswanto, menurut Jaya, pemain asal Pasuruan, Jawa Timur, itu sudah bisa beradaptasi dengan posisi barunya sebagai pemain sayap kiri. Jaya menegaskan, saat diturunkan melawan PSDS pekan lalu, Siswanto bermain cukup bagus. “Dia sudah paham dengan posisi barunya itu. Saya kira ke depan dia bisa semakin bagus disayap kiri. Selain memiliki naluri menyerang, naluri bertahannya pun sudah mulai terlihat,” terang Jaya.

Di sayap kiri, setelah absennya Salim dan Irwan, Persib praktis hanya tinggal memiliki dua pemain, yaitu Siswanto dan Hari Salisburi. Hari sendiri, setelah sembuh dari sakitnya, belum juga mencapai kondisi puncak. (san)

Comments are closed.