Kelelahan Fisik Faktor Penentu

Permainan Dinilai Lebih Baik Dibanding Sebelumnya

SEMARANG, (PR).-
Hasil imbang 1-1 melawan PSMS Medan di Stadion Jatidiri Semarang kemarin malam sangat disayangkan Manajer Persib Jaja Soetardja. Faktor kelelahan fisik yang melanda pemain seusai menjalani laga tandang ke Palembang, menurut Jaja menjadi penyebab Persib gagal meraih target kemenangan atas PSMS.

“Hasil ini tentu sangat disayangkan. Padahal ini adalah kesempatan baik untuk menang saat PSMS tidak bermain di Medan. Saya kira faktor fisik menjadi kendala. anak-anak terlihat mengalami kelelahan fisik sehingga kurang bertenaga,” kata Jaja kepada wartawan Pikiran Rakyat, Arif Budi K. dan Andri Gurnita seusai pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (13/9) malam.

Walaupun begitu Jaja mengaku cukup puas dengan permainan yang ditampilkan para pemain Persib. Para pemain dinilai bisa meladeni permainan PSMS yang pada malam itu tampil cukup baik.

“Para pemain sudah berusaha dan PSMS juga tampil bagus. Tapi mungkin dewi fortuna belum memihak kepada Persib,” tutur Jaja.

Asisten manajer Persib H. Umuh Muchtar juga menilai secara tim Persib sudah bermain dengan baik saat menghadapi PSMS. Penempatan maupun pergantian pemain yang yang menjadi faktor kekalahan Persib dari Sriwijaya, menurut Umuh, sudah bisa dibenahi pelatih Jaya Hartono.

“Pelatih sudah memperbaiki kekurangan pada pertandingan sebelumnya dan tim bisa bermain lebih baik walaupun gagal mencapai target,” ujarnya.

Khusus kepada para pemain lokal, dia memberi apresiasi karena bisa tampil menonjol daripada pemain asing. Dia pun berjanji akan segera melakukan evaluasi kepada para pemain asing yang menurut dia tidak menunjukkan penampilan lebih baik dari pemain lokal.

“Persib tampil lebih hidup saat bermain dengan satu pemain asing. Para pemain lokal yang menggantikan pemain asing bisa tampil lebih baik. Kami akan segera melakukan evaluasi terutama kepada pemain asing yang tampil kurang memuaskan,” ujarnya.

Tadi malam Fabio Lopes dan Rafael Bastos digantikan pada awal dan pertengahan babak kedua oleh Airlangga dan Zaenal Arif, sementara pemain asing lainnya, Lorenzo Cabanas bermain sampai akhir pertandingan.

Permainan Lopes sendiri jauh dari harapan. Ia bermain kurang maksimal, sehingga diganti saat memasuki babak kedua. Selain itu, duet Lopes dan Bastos kurang begitu padan.

Baik Jaja maupun Umuh berharap hasil imbang ini bisa semakin memotivasi pemain untuk bisa memenangi pertandingan pada laga berikutnya melawan PSIS Semarang dan Pelita Jaya Jabar. “Apalagi laga kandang nanti berlangsung dihadiri bobotoh. Kemenangan tantunya harus bisa diraih karena ada tambahan motivasi,” ujar Jaja.

Persib akan menjamu PSIS Semarang, Senin (22/9), di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung. Pada laga Persib melawan PSMS semalam, pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah tampak mengamati penampilan “Pangeran Biru”, ditemani beberapa pemain PSIS Semarang.***

This entry was posted on Sunday, September 14th, 2008 and is filed under Berita, Liga Super. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Google