Mengulang Sukses

STADION Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang akan menjadi saksi duel dua raksasa pincang yang berambisi menjadikan laga tersebut sebagai momentum kebangkitan. Persib, sang juara Liga Indonesia I berbalut motivasi menumbangkan Sriwijaya FC pada pertandingan Liga Indonesia. Sementara itu, sang double winner 2007 ingin membayar kekalahan menyakitkan 1-2 dari Persija pada laga kandang sebelumnya.

Sepanjang sejarah Liga Indonesia, prestasi terbaik Persib mengalahkan Sriwijaya FC 4-1 pada LI XI 2005 di Palembang. Musim lalu, Persib harus menelan dua kekalahan, baik pada partai kandang maupun tandang.

Awal Juni silam, Persib pernah menaklukkan Sriwijaya FC pada partai uji coba yang digelar dalam rangka HUT ke-62 Kodam III/Siliwangi di Stadion Siliwangi Bandung. Persib unggul melalui gol semata wayang Hilton Moreira. Saat itu, Persib belum diperkuat sang top scorer, Rafael Alves Bastos serta striker Fabio Lopes Alcantara.

Kini, kedua tim tersebut kembali akan bertemu. Bedanya, mereka akan beradu taktik dalam kompetisi sesungguhnya yang lebih prestisius, Liga Super Indonesia (LSI). Namun, mereka dipastikan tampil dalam kondisi pincang. Persib harus kehilangan Maman Abdurahman dan Bastos, sedangkan Sriwijaya FC tampil tanpa Zah Rahan, Mountala Zoubairou, Riswandi, dan Octavianus.

Bagi Persib, absennya Bastos akan disambut dengan debut striker asing lain yang juga berasal dari Brasil, Fabio Lopes Alcantara sebagai starter. Fabio pertama kali tampil membela Persib di Stadion Siliwangi saat menjamu Persitara. Ia dimainkan pada babak kedua, menggantikan Bastos. Belum satu gol pun yang disumbangkan pemain jangkung berkepala plontos itu.

Peluang emas ini disambut antusias Fabio. Sejak pertama bergabung dengan Persib, inilah yang ia nantikan. Apalagi, ia memendam keinginan besar untuk membawa Persib juara dan jika memungkinkan menjadi top scorer.

Pertandingan ini akan menjadi ajang pembuktian Fabio atas ketajamannya di lini depan. Gawang Sriwijaya FC bisa saja menjadi jala pertama yang digetarkan Fabio padaa ajang LSI.

“Kalau dipercaya pelatih, saya akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Saya ingin mencetak gol buat Persib. Itu pasti. Kalau bisa, tentu bukan hanya satu gol. Kalaupun tidak bisa, yang terpenting Persib menang,” katanya, Senin (8/9).

Bagi Persib, kemenangan tentu akan memberikan efek yang kuat. Selain akan mengangkat mental pemain untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, posisi Persib pada jajaran klasemen sementara pun bisa terkatrol. Saat ini Persib masih berada di papan tengah, tepatnya pada peringkat sepuluh, dengan mengoleksi sembilan poin kemenangan dari enam pertandingan.

Posisi itu tentu belum aman. Striker yang juga gelandang serang Hilton Moreira menegaskan, Persib harus bisa memenangi partai tandang kali ini. Sriwijaya FC yang satu peringkat lebih baik, unggul satu poin, harus menjadi tim yang menjadi korban ketangguhan Persib.

“Kalau mau naik peringkat, Persib harus menang. Soal sebelum-sebelumnya belum pernah menang lagi, itu lain soal. Persib harus melihat ke depan, pada pertandingan yang akan dihadapi. Kalau melihat ke belakang, Persib juga pernah menang. Namun, itu bukan patokan. Kalau mau menang, pasti bisa menang,” ujar Hilton.

Striker yang juga berasal dari Brasil ini berniat mengulang kesuksesan menggetarkan jala gawang yang kali ini kemungkinan besar akan dikawal Ferry Rotinsulu. “Kalau bisa, saya ingin mencetak gol sebanyak-banyaknya,” ujar Hilton di Quality Hotel Daira Jln. Jenderal Sudirman, Palembang.

Sejumlah permasalahan yang sedang melilit Sriwijaya, mulai dari absennya empat pemain pilar hingga permasalahan gaji dan kontrak yang belum dibayarkan menurut dia harus menjadi suntikan motivasi bagi Persib untuk tampil lebih baik. Main malam dalam kondisi selepas puasa bagi sebagian besar pemain, menurut Hilton, jangan menjadi halangan untuk tampil maksimal.

Mampukah Persib mengulang sukses seperti pada LI XI 2005? Lantas, raksasa manakah yang akan memenangi duel bergengsi ini? Malam ini, jawabannya. (Rika Rachmawati/”PR”)***

Comments are closed.