Selama Ramadan, Latihan Tetap Keras

BANDUNG, (PR).-
Adanya jadwal baru pertandingan putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2008 berdampak pada perubahan jadwal latihan Persib. Jadwal laga tandang Persib yang dimajukan lebih awal membuat pelatih Persib Jaya Hartono mengurangi waktu libur awal puasa para pemain Persib untuk memaksimalkan latihan.

Semula Persib akan libur selama lima hari, sejak tiga hari sebelum puasa dan kembali berlatih pada hari ketiga Ramadan. Namun setelah adanya perubahan jadwal, libur pemain menjadi tiga hari, 30 Agustus hingga 1 September. Pemain akan kembali mulai berlatih pada 2 September sore.

“Kami hanya akan libur satu hari sebelum dan sesudah hari pertama puasa agar bisa mempersiapkan tim untuk menghadapi Sriwijaya. Pemain juga harus bisa mengatur jadwal puasa mereka. Kalau bisa H-1 jangan puasa,” ujar Jaya seusai latihan sore Persib di Stadion Persib Jln. Ahmad Yani, Bandung, Rabu (27/8).

Sesuai jadwal baru dari BLI, laga tandang Persib melawan Sriwijaya FC dan PSMS yang semula 14 dan 20 September dimajukan menjadi 9 dan 13 September. Selama bulan Puasa, Persib akan menjalani empat pertandingan, dua tandang dan dua kandang.

Dikatakan Jaya, perubahan jadwal ini tidak perlu dikeluhkan walaupun dipastikan akan mengganggu semua program latihan yang telah dirancang tim pelatih. Pasalnya, bukan hanya Persib yang mengalami perubahan jadwal, melainkan semua klub anggota LSI 2008.

“Tidak perlu mengeluh dengan perubahan ini. Yang perlu dilakukan adalah merancang program latihan harian ke depan agar persiapan lebih matang. Kita harus fokus menghadapi partai selanjutnya,” katanya.

Selama puasa, Persib akan berlatih satu hari sekali. Dua hari pertama skuad Persib akan berlatih sore hari, sebelum berbuka puasa dan tiga hari selanjutnya menggelar latihan malam. Pada 7 September skuad Persib akan bertolak ke Palembang untuk menjalani partai tandang melawan Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring pada 9 September.

“Walaupun latihan hanya digelar satu kali sehari, bobotnya tidak mengalami penurunan. Latihan tetap dilakukan secara intensif karena sudah dekat dengan pertandingan. Untuk itu, pemain dituntut untuk tetap profesional dan tidak menggunakan puasa sebagai alasan untuk tampil lemas,” ujar Jaya.

Oleh karena itulah, menurut dia, dirinya meminta agar pemain selama libur tetap latihan agar bisa menjaga fisiknya tetap prima. Apalagi, untuk pertama kalinya liga Indonesia menggelar pertandingan sepanjang Ramadan. Bahkan, Persib akan menjalani empat pertandingan.

“Pada liga sebelumnya tidak ada pertandingan. Kalau dibilang pemain harus beradaptasi dengan aturan dan jadwal baru tahun ini itu benar. Oleh karena itulah, kondisi fisik harus benar-benar dijaga, apalagi tidak ada penurunan porsi latihan,” tuturnya. (A-150/CA-168)***

This entry was posted on Thursday, August 28th, 2008 and is filed under Berita, Liga Super, Pemain. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Google