Jaya Langsung Genjot Latihan

JAYAPURA, TRIBUN - Setelah menjalani partai yang menguras tenaga melawan Persipura Jayapura, Minggu (27/7), kubu Persib langsung menggelar latihan ringan di halaman Hotel Tirta, Jayapura, Senin (28/7) sore.

Latihan ini diikuti para pemain yang tidak diturunkan melawan Persipura, ditambah pemain pengganti pada laga panas tersebut. “Yang kemarin main, saya suruh istirahat, sedangkan yang kemarin nggak main saya minta ikut latihan,” ujar pelatih Jaya Hartono di Jayapura, Senin (28/7).
Menurut Jaya, yang memimpin sesi latihan tersebut, ia sengaja menggelar latihan ringan di halaman hotel untuk menjaga kondisi fisik para pemain. Ia mengistirahatkan para pemain yang turun saat melawan Persipura untuk memulihkan kondisi fisik mereka.
Jaya mengungkapkan, Selasa (29/7) ini pada pagi dan sore hari, kubu Persib kembali akan menggelar latihan di Stadion Mandala, Jayapura. Latihan ini difokuskan untuk menghadapi Persiwa di Wamena, Jumat (1/8). “Semua pemain harus mengikuti dua kali latihan tersebut. Kita latihan agak berat karena harus menyiapkan diri melawan Persiwa,” terang Jaya.
Selain latihan fisik, pada dua kali latihan di Jayapura itu Jaya akan mengenjot teknik, pola, dan strategi permainan untuk melawan Persiwa. “Kita akan poles strategi dan teknik lebih baik lagi,” tandasnya.
Di tempat sama, asisten pelatih Yusuf Bachtiar menilai, selain menghadapi faktor teknis, bermain di kandang lawan juga harus mempertimbangkan faktor nonteknis. Untuk itu, pemain Persib harus lebih percaya diri ketika menghadapi musuh di kandang lawan. “Ibaratnya, kita berhadapan dengan 12 pemain, bukan 11 pemain. Jadi, pemain kita harus lebih percaya diri dan harus melipatgandakan kemampuan yang dimiliki,” ujar Yusuf kemarin.
Meski kalah dari Persipura, kata Yusuf, ia salut dengan perjuangan yang ditunjukkan Suwita Patha cs. “Anak-anak mampu meredam permainan Persipura. Saya kira ini bagus,” ujarnya.
Meski wasit disebut-sebut sebagai biang keladi kekalahan Persib, kata Yusuf, hal itu jangan dijadikan alasan pembenaran. Menurutnya, kita harus berjiwa besar menerima kekalahan tersebut. “Sepakbola Indonesia memang kondisinya seperti itu. Tapi kita harus berjiwa besar. Kalah atau menang itu kan biasa dalam satu permainan,” ujarnya.
Yusuf optimistis menghadapi Persiwa di Wamena, Jumat (1/8), kubu Persib akan tampil lebih baik lagi. “Saya percaya, pemain Persib itu merupakan pemain yang berpengalaman,” tuturnya. (san/gan)

Comments are closed.