Persiapan Persib Terganggu
Eka, Nova, dan Hariono Harus Perkuat Timnas
BANDUNG, (PR).-
Persiapan Persib menghadapi tur Papua terkendala pemanggilan tiga pemain andalannya untuk memperkuat tim nasional (timnas) saat menjamu Selandia Baru di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7).
Kendati bisa membela Persib di Papua, Eka Ramdani, Nova Arianto, dan Hariono harus absen latihan. “Pemanggilan tiga pemain inti ini cukup mengganggu persiapan tim untuk menghadapi dua laga tandang di Papua. Padahal, partai tandang yang akan kita hadapi cukup berat,” ujar pelatih Jaya Hartono di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (23/7).
Ketiga punggawa Persib itu bertolak ke Jakarta untuk bergabung dengan timnas sejak Senin (21/7). Seusai bertanding bersama timnas, mereka akan langsung bergabung dengan rombongan Persib untuk menempuh perjalanan ke Papua.
Persib akan berangkat ke Papua pada 24 Juli dari Bandara Soekarno Hatta, menggunakan Garuda Indonesia pukul 21.00 WIB. Di Papua, Persib akan dijamu Persipura pada 27 Juli dan Persiwa pada 1 Agustus.
Selain kehilangan tiga pemain selama persiapan, konsentrasi Persib juga terpecah dengan jatuhnya sanksi bagi Hariono. Gelandang bertahan Persib itu dijatuhi hukuman larangan tiga kali pertandingan dan denda Rp 50 juta.
“Sanksi ini sedikit banyak memengaruhi mental tim. Bukan hanya Hariono, pemain lain pun terpengaruh. Inilah yang sedang kita coba benahi, selain memperbaiki sejumlah kekurangan pada pertandingan sebelumnya,” tutur Jaya.
Untuk mengembalikan mental pemain, Jaya mengaku telah memberikan penjelasan kepada anak asuhnya, khususnya Hariono, agar tidak terbebani masalah tersebut. “Saya bilang, jangan pikirkan masalah ini. Ada manajemen yang akan mengurus. Sebagai pemain lebih baik berkonsentrasi pada pertandingan,” kata Jaya.
Lini belakang
Menjelang keberangkatan ke Papua, lini belakang dan tengah menjadi fokus pembenahan. Hal itu berkaca pada laga kandang sebelumnya. Jaya menilai, kegagalan Persib memetik kemenangan saat itu karena kekurangdisiplinan lini tengah dan belakang untuk kembali ke posisi masing-masing.
“Kesalahan yang terjadi saat menjamu Persija tidak boleh terulang. Baik Persipura maupun Persiwa merupakan tim kuat. Bukan hal mudah untuk menghadapi mereka. Apalagi, mereka bermain di kandang. Karena itu pemain harus lebih disiplin,” kata Jaya.
Ditanya tentang kemungkinan untuk melakukan rotasi pemain, Jaya tidak membantahnya. Apalagi, dengan absennya tiga pemain pilar selama persiapan. Selain melihat dari segi kesiapan, menurut Jaya, dirinya akan menyesuaikan materi pemain dengan karakter tim yang akan dihadapi.
“Tim-tim wilayah timur itu rata-rata memiliki karakter keras. Diperlukan pemain yang bermental baja dan terbiasa bermain keras. Karena itu, menjadi suatu kerugian kalau Hariono harus menjalani sanksi larangan bermain,” ujar Jaya.
Menghadapi dua partai tandang ini, Jaya mengaku tidak mematok target yang terlalu muluk. “Kalaupun satu poin yang bisa dibawa pulang, berarti itulah hasil maksimal,” ujarnya. (A-150)***
Leave a Reply