Laga Sarat Gengsi
Jairon janji Bobol Gawang Persib
SURABAYA, TRIBUN - Partai antara Persib dan Persebaya yang akan digelar di Stadion 10 November Surabaya, Minggu (22/6) malam, bakal menjadi ajang pembuktian bagi Jairon Feliciano Damasio. Striker berkulit keling yang ditendang Persib dan kini merapat ke Persebaya itu menegaskan, ia yakin bisa mencetak gol melawan klub yang membuangnya itu.
“Saya mau bikin gol ke gawang Persib. Pengurus dan bobotoh Persib harus tahu bahwa mereka salah membuang saya. Dalam pertandingan besok, saya juga ingin memberikan pelajaran pada bobotoh Persib yang suka melecehkan saya,” tandas Jairon, Sabtu (21/6).
Meski partai antara Maung Bandung dan Bajul Ijo ini hanya laga uji coba, pertemuan kedua klub legendaris di Indonesia ini tetap memberikan warna tersendiri. Sejumlah warga Surabaya bahkan melukiskan partai klasik ini sebagai laga sarat gengsi.
“Persib dan Persebaya itu kan tim legendaris. Jadi, mereka nggak mau begitu saja menyerah. Malu dong sama pendukungnya kalau sampai kalah,” ujar Hasyim, warga Surabaya yang juga pendukung berat Persebaya, Sabtu (21/6).
Menurut Hasyim, meski Persebaya turun kasta ke divisi utama, hal itu tidak memengaruhi fanatisme Bonek dalam mendukung klub berjuluk bajul Ijo tersebut. “Persebaya itu sudah melekat di hati Bonek. Jadi, mau kalah atau menang mereka tetap mendukung Persebaya,” ujar Hasyim.
Pentolan Yayasan Supporter Surabaya (YSS), Okto Tyson, menilai baik Persib maupun Persebaya merupakan klub besar di Indonesia. Karena itu, laga yang mempertemukan keduanya sangat ditunggu-tunggu para pendukungnya. “Sudah lama Persib-Persebaya nggak main. Saya kira pertandingan nanti itu bakal seru,” tandas Tyson.
Pelatih Persib, Jaya Hartono, mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi Persebaya. Karena partai ini hanya uji coba, kata Jaya, ia akan mencoba strategi yang selama ini diterapkan dalam latihan-latihan tim Maung Bandung.
“Strateginya seperti apa, itu tak bisa dipublikasikan. Yang jelas, kita akan mencoba menerapkan pola-pola yang selama ini kita terapkan dalam latihan. Persebaya sendiri saya melihatnya sebagai tim yang kompak dan memiliki semangat tempur yang tinggi,” ujar Jaya.
Disinggung apakah komposisi pemain menghadapi Persebaya akan berbeda denganĀ melawan Persiwa dan Gresik United, menurut Jaya, hal itu tergantung kebutuhan tim di lapangan. Jaya enggan memerinci siapa saja pemain yang akan diturunkan, tapi yang jelas ada sedikit perubahan dibanding dua laga sebelumnya.
Pada dua laga terakhir, Persib belum menunjukkan dirinya sebagai klub yang bertengger di Liga Super. Meski kerja sama tim mulai terjalin, menjelang penyelesaian akhir atau pergerakan bola dari gelandang ke pemain depan terlihat belum tune in.
“Saya sependapat dengan Anda, memang terlihat belum tune in. Umpan-umpan yang disodorkan gelandang dan pemain sayap belum dimengerti sepenuhnya oleh pemain depan. Mudah-mudahan melawan Persebaya nanti, masalah ini sudah bisa teratasi,” ujar asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar.
Melihat pada dua laga terakhir, tampaknya Jaya masih akan memaksimalkanĀ pergerakan dari kedua sayap. Diharapkan kedua sayap ini mampu memberikan umpan-umpan silang yang jitu untuk diteruskan oleh striker menjadi gol.
Pelatih Persebaya, Freddy Mulli, mengatakan, Persib adalah tim besar yang bermaterikan para pemain bintang.
Karena itu, pihaknya akan ekstra-waspada menghadapinya. Meski begitu, ia tidak menginstruksikan secara khusus kepada anak buahnya untuk mengawal satu atau dua bintang Persib. “Saya kira pemain sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Freddy.
Menurut Freddy, bagi Persebaya turnamen ini akan dijadikan ajang untuk evaluasi menghadapi kompetisi divisi utama nanti. Khusus menghadapi Persib malam ini, Freddy sangat berharap pada Jairon Feliciano Damasio.
“Jairon akan kami pasang, mudah-mudahan dia bisa cetak gol,” tandas Freddy.
Kostum persib LSI 2008 terlalu rame, malah kesannya norak, Liat kostum club-club eropa..,smuanya simpel, tlg ini sbgai masukan bgi vilour sbg produsn, tpi kum